Terms of Reference (ToR) Pekerjaan Arsit…

Terms of Reference (ToR)
Pekerjaan Arsitektur dan Struktural Perencanaan Revitalisasi Indarung 1, Tahap 1 (Oktober 2009 – Maret 2010)
Diusulkan oleh tim mAAN kepada PT Semen Padang, ditulis oleh Setiadi Sopandi
Disusun 22 Oktober 2009

Catatan:
TOR ini (bila disetujui dan disahkan pihak PT Semen Padang) akan berlaku sebagai penugasan, landasan kerja, dan ketentuan bagi konsultan arsitek, konsultan struktur, dan kontraktor pelaksana yang ditunjuk untuk melaksanakan pekerjaan ini.

1.
Pekerjaan renovasi dan revitalisasi Indarung 1 tahap 1 ini terkait erat dengan rencana perayaan 100 Tahun Semen Padang, yang akan jatuh pada tanggal 18 Maret 2010. Mengingat tenggat waktu yang dekat dan situasi Kota Padang (dan Sumatera Barat) terkini, maka pekerjaan renovasi dan revitalisasi Indarung 1 menitikberatkan pada kelaikan struktural dan fasilitas penunjang demi terlaksananya acara Maret 2010. Berbagai hal yang sifatnya tidak mendesak dan dapat menunggu (dan bertahap) akan dilakukan setelah Maret 2010. Prinsip dari perencanaan tahap 1 ini adalah untuk mendukung suksesnya acara perayaan 100 Tahun Semen Padang.

2.
Menimbang butir 1, kami mengusulkan untuk membatasi area perencanaan dan pekerjaan renovasi hanya pada beberapa titik, antara lain:
 Akses masuk ke gallery dan plaza
 Ruang/ gedung gallery
 Area parkir/ lahan terbuka di sebelah dan depan gallery
 Plaza (area terbuka di tengah Indarung 1)
 Akses antara plaza dan gallery
Pekerjaan penataan di luar area-area di atas dipertimbangkan apabila terkait erat dengan operasional area-area di atas pada saat Perayaan 100 Tahun Semen Padang, Maret 2010. Gambar situasi titik-titik perencanaan terlampir.

3.
Aspek yang dipersyaratkan sebelum memulai pekerjaan perencanaan dan renovasi adalah menganalisa kelayakan struktur pada area-area yang disebutkan pada butir 2. Pihak mAAN maupun PTSP menyediakan gambar terukur/ terbangun (as-built drawing) pada area-area yang direncanakan, namun tidak menjamin keakuratan gambar-gambar tersebut. Konsultan yang ditunjuk harus memeriksa sendiri keakuratan gambar-gambar eksisting yang diberikan.

4.
Prinsip perencanaan renovasi dan penambahan fasilitas pada area-area yang ditentukan adalah:
 Tidak mengubah keaslian fasilitas pabrik lama (Indarung 1), baik secara ruang, bentuk, maupun tampilan tekstur/ material.
 Tidak mengubah bentuk-bentuk bangunan secara prinsipil, pembangunan atau pengurangan bagian hanya bersifat tambahan. Tidak diperkenankan mengubah struktur utama bangunan/ area yang dirancang apabila secara analisa struktural bangunan masih dinyatakan layak untuk dipergunakan.
 Usulan perencanaan harus dapat dilaksanakan secara fisik selesai sebelum Maret 2010.
 Anggaran renovasi dan pembangunan tidak melebihi …
 Perencanaan disesuaikan dengan agenda/ tema Perayaan 100 Tahun Semen Padang. Agenda/ tema Perayaan 100 Tahun Semen Padang ditentukan oleh panitia.

5.
Program, fasilitas, dan kegiatan yang diharapkan akan ditampung dalam bangunan gallery
 Selain sebagai fasilitas penunjang acara Perayaan 100 Tahun Semen Padang, bangunan gallery juga harus dapat menampung kegiatan temporer seperti: pameran seni rupa, pameran foto/ arsitektur, pertemuan, resepsi/ jamuan formal (prasmanan maupun jamuan di atas meja), pertunjukan musik/ tarian, seminar. Kapasitas diperkirakan untuk dapat menampung 300 orang.
 Menyediakan sebuah ruang sekretariat panitia revitalisasi sekaligus sebagai ruang rapat serba guna (kapasitas untuk 4-5 orang) ditambah sebuah gudang peralatan (penyimpanan sementara untuk arsip, peralatan kantor/ kerja segala kegiatan yang berhubungan dengan Indarung 1).
 WC umum; disediakan sesuai kapasitas. Selayaknya juga memiliki fasiltas WC bagi penyandang cacat. Fasilitas WC umum harus memiliki kesan moderen dan bersih, serta mudah dirawat. Sedapat mungkin menerapkan standar sanitasi yang tinggi dan dapat mudah diakses (dan terlihat) dari dalam bangunan maupun dari luar bangunan (karena digunakan sebagai bagian dari fasilitas plaza Indarung 1). Perencana juga harus menentukan skema utilitas pendukung WC.
 Pemanfaatan lahan di sebelah gallery, diharapkan dapat ditata sebagai parkir atau taman (atau lebih baik sekaligus kedua-duanya). Rancangan lahan harus diintegrasikan dengan keberadaan gallery dan pabrik/ plaza Indarung 1.

6.
Beberapa ketentuan/ masalah teknis yang merupakan bagian penting yang harus diperhatikan dari perencanaan:
 Penerangan umum dan khusus dari area pintu masuk kawasan, plaza, dan gallery (berfungsi sebagai penerangan fungsional umum dan atraksi visual pada pabrik Indarung 1), perencanaan penerangan harus mencakup posisi dan spesifikasi titik lampu (kapasitas, jenis dan warna lampu serta spesifikasi armatur). Secara khusus harus diperhitungkan bahwa penerangan harus mengantisipasi area-area perencanaan (antara lain: pandangan pengunjung dari gallery ke arah pabrik/ plaza maupun sebaliknya, pandangan pengunjung dari arah luar kawasan ke Indarung 1, dan lain-lain). Perencanaan penerangan permanen harus dikoordinasikan dengan perencanaan penerangan temporer Perayaan 100 Tahun Semen Padang.
 Perencanaan penerangan harus juga meliputi skema elektrikal dan penentuan posisi dan rancangan ruang kontrol/ panel elektrikal.
 Masalah atap gallery: bila hujan berisik, panas, dan tempias (di bagian dinding yang terbuka). Lebih disukai apabila gallery tidak menggunakan pendingin ruangan.
 Lahan parkir di kala hujan lebat dapat tergenang air hingga masuk ke dalam gallery. Perencanaan drainase yang baik harus dilakukan di area sekitar gallery.
 Keberadaan komponen mesin-mesin tua dan got-got saluran di dalam gallery harus ditata ulang sehingga menjadi atribut permanent (tidak dapat dipindahkan) dan menjadi elemen integral dalam gallery.
 Perencanaan harus menyatakan sikap lewat usulan rancangan terhadap keberadaan 2 ketinggian lantai yang berbeda di dalam gallery.
 Perancangan signage dan panduan (dan penempatannya) menuju fasilitas ‘Museum’ (keseluruhan kompleks dan tempat-tempat spesifik di Indarung 1).
 Perencanaan pintu masuk dan penampilan luar gallery.